Begitu kita berusaha melupakan apa yang berlaku..
Begitu dia semakin menghantui tiap waktu..
namun tidaklah lebih dari sekadar ingin mengingati kisah lalu..
walau kisah itu pahit..cukup berbekas di kalbu.,.
hampir terkenang tiap waktu..
namun ada kalanya..
aku redha dengan apa yang berlaku...
ingatan tulus ikhlas ini buat mu
"Si Penulis Surat Layang"..
cerita suatu ketika dahulu,,,
"Si Penulis Surat Layang"
adakalanya ku marah padamu...
adakalanya ku mencari jawapan darimu..
mengapa kau lahirkan surat layang itu...
apa sebenarnya salahku padamu...
"Si Penulis Surat Layang"
kau senyap dan membisu..
tahukah kau sakitnya hatiku..
tahukah kau bertapa malunya diriku..
kerna surat yang kau ciptakan itu...
"Si Penulis Surat Layang"
mungkin terlalu besar salahku padamu...
hingga kau berani berbuat begitu,,
di kesempatan ini..
ku ingin meminta maaf atas salah dan silapku padamu..
"Si Penulis Surat layang"
atas keredhaan ku..
ku juga ingin berterima kasih padamu
walau ku tidak mengenalimu..
walau hingga kini dirimu tidak ku temu..
namun ucapan terima kasih yang tidak terhingga buatmu...
kerna dirimu salah satu pendorong kejayaan ku..
mungkin tidaklah sehebat mana keputusanku..
mungkin tidaklah segagah mana kejayaanku..
mungkin tidaklah sebijak mana diriku berbanding dirimu..
namun aku masih cukup bersyukur dengan apa yang termampu ku laku...
terima kasih buatmu.. Si Penulis Surat Layang...
No comments:
Post a Comment